Review Jurnal "Tafsir Mustahiq Zakat Perspektif Literatur Sosiologi Reaktualisasi QS. At Taubah (9): 60"

 Judul : Tafsir Mustahiq Zakat Perspektif Literatur Sosiologi Reaktualisasi QS. At Taubah (9): 60

Penulis : Andi Triyanto, Ahmad Danu Syaputra, Ahmad Saifudin , Titik Hinawati


RINGKASAN MATERI


Surat At-Taubah (9): 60 menyebutkan 8 golongan penerima manfaat zakat yang digunakan sebagai acuan oleh pengelola zakat untuk mendistribusikan dana zakat. Pemaknaan kembali golongan mustahik zakat dengan pendekatan sosiologi bertujuan menemukan indikator aktual yang relevan, sehingga manfaat zakat semakin meluas di zaman dan tempat tertentu. Dengan menggunakan bahasa sebagai instrumen komunikasi, pemaknaan ulang kata demi kata para penerima zakat dapat menjadi relevan dalam konteks saat ini. Melalui pendekatan sosiologi, pemaknaan kembali ini dapat memberikan perluasan makna terhadap para mustahik zakat, memungkinkan pemerataan distribusi zakat secara lebih tepat. Pemaknaan ulang dengan pendekatan sosiologi menghasilkan interpretasi yang lebih dalam terhadap golongan mustahik zakat, memfasilitasi pengelola zakat dalam mendistribusikan zakat dengan lebih efektif.


REVIEW JURNAL

1) Jurnal ini menekankan bahwa pemahaman tentang mustahik zakat haruslah dinamis dan fleksibel, menyesuaikan dengan perubahan sosial dan ekonomi.

2) Jurnal ini menggunakan pendekatan sosiologi untuk menafsirkan kembali 8 golongan mustahik zakat yang disebutkan dalam QS. At Taubah (9): 60.

3) Jurnal ini kurang mencantumkan kajian literatur yang mendalam tentang konsep mustahik zakat dalam perspektif sosiologi. Penting untuk memasukkan kajian literatur yang lebih luas untuk memperkuat analisis.

4) Jurnal ini menggunakan pendekatan sosiologi untuk menafsirkan ayat Al-Quran. Ini merupakan langkah yang tepat karena memungkinkan pemahaman ayat yang lebih kontekstual dan relevan dengan realitas sosial masa kini

5) Jurnal ini dapat diperkuat lagi dengan penambahan contoh kasus konkret tentang bagaimana penerapan konsep mustahik zakat dalam perspektif sosiologi di lapangan.


Komentar